19.5.13

Teh pudina.

Sepertinya ada angin nyaman dalam mulut
bila teh kuning cair dikemam lama-lama.

Dia tidak lagi seaneh dulu.
Kini apa yang dia rasa anehnya dia dulu sudah dia rasakan normal.
Aneh bukan?

Dulu bermati-matian dia berjuang kerana anehnya itu.
Tapi saat ini, dia sedang memeluk anehnya itu sambil senyum-senyum.

Iya, keadaannya seperti teh yang punya rasa angin sementara.
Nikmat. Tapi sebentar.


No comments: